Banyak trader crypto kini memilih aset bukan hanya dari grafik harga, tapi juga dari transaksi trader lain yang rekam jejaknya bisa dilihat. Aplikasi Fomo menampilkan transaksi tersebut dalam satu feed, dan bisa dipakai untuk trading bitcoin, ethereum, solana, hingga memecoin dan buka posisi long dan short.
Halaman ini membahas cara pakai Fomo app untuk kamu yang sudah punya akun di exchange lokal, termasuk cara mengisi saldonya dengan USDC dari rupiah. Pembahasannya juga mencakup fitur social trading, beli dan jual token, long dan short, withdraw, biaya, sampai risikonya.
⚠ Peringatan risiko
Aplikasi Fomo dan semua aktivitas trading di halaman ini tidak diawasi OJK dan tidak dijamin LPS. Mayoritas trader memecoin berakhir rugi. Posisi long dan short di Fomo memakai leverage, sehingga modal di posisi tersebut bisa habis seluruhnya karena likuidasi. Waspada juga dengan scam, karena aplikasi dan situs tiruan Fomo bisa menguras isi wallet kamu.
Daftar Isi:
Apa Itu Aplikasi Fomo?
Fomo adalah aplikasi social trading crypto buatan FOMO Labs Inc., tempat kamu bisa membeli dan menjual token sambil melihat apa yang sedang dibeli trader lain. Aplikasi ini mendukung jaringan Solana, Base, BNB Chain, Ethereum, Monad, dan Robinhood Chain.
Saldonya tampil dalam satu saldo dolar, jadi kamu tidak perlu berpindah jaringan saat membeli token di chain lain. Untuk long dan short, Fomo memakai protokol pihak ketiga, yaitu Hyperliquid dan Trade[XYZ].
Namun, Fomo bukan exchange seperti Triv atau Pintu, sehingga tidak ada deposit rupiah maupun layanan pengaduan seperti di exchange berizin OJK. Wallet-nya bersifat non-custodial, artinya kendali dana ada di tangan pengguna, bukan di Fomo.
Untuk pilihan aplikasi serupa, cek aplikasi social trading lain di Solana.
Download Aplikasi Fomo Resmi: Web, Android, dan iPhone
Aplikasi Fomo tersedia untuk Android dan iPhone, sedangkan versi web-nya bisa dibuka di komputer lewat fomo.family, dan ketiganya memakai akun yang sama. Berikut alamat resminya:
| Kanal | Alamat resmi |
|---|---|
| Web (komputer) | fomo.family |
| Android | Google Play |
| iPhone | App Store |
| X (Twitter) | x.com/fomo |
Di Google Play, nama developernya tertulis fomo Labs Inc., sedangkan di App Store tertulis FOMO Labs Inc. Aplikasi bernama FOMO Indonesia di toko aplikasi adalah aplikasi komunitas profesional, bukan aplikasi trading.
Versi web hanya bisa dibuka di komputer, sementara fitur long dan short hanya tersedia di aplikasi HP. Aplikasinya juga sudah ada di Play Store, jadi APK dari situs pihak ketiga tidak perlu diunduh.
Cara Daftar dan Login Fomo
Untuk membeli dan menjual token, Fomo tidak meminta KYC, jadi kamu bisa daftar cukup dengan akun Apple atau Google. Berikut cara daftar di aplikasi Fomo:
Cara daftar Fomo
Geser untuk langkah berikutnya →
Setelah daftar, wallet untuk akunmu dibuat otomatis, jadi kamu tidak perlu install wallet lain seperti Phantom.
Akun yang sama juga bisa dipakai di Fomo web, sehingga token yang dibeli lewat HP ikut tampil di komputer. Caranya, klik Login di fomo.family, lalu pilih cara masuk yang sama dengan saat daftar.
Cara Deposit USDC ke Fomo dari Rupiah
Aplikasi Fomo tidak menerima rupiah, dan deposit kripto di Fomo hanya menerima USDC, yaitu stablecoin yang nilainya mengikuti dolar AS.
Jadi, saldonya diisi dengan USDC yang dibeli di exchange berizin OJK seperti Triv atau Pintu, lalu dikirim lewat jaringan Solana ke alamat deposit Fomo. Berikut langkahnya:
Cara deposit USDC ke Fomo


Geser untuk langkah berikutnya →
Bonus saldo Ethereum
Pakai kode ini saat daftar · transaksi min. Rp150 ribu → spin s/d 0,1953 ETH
Triv berizin & diawasi OJK
Token selain USDC tidak masuk ke saldo cash Fomo, jadi jangan kirim SOL ke alamat tersebut. Pastikan juga jaringan saat penarikan di exchange adalah Solana, karena USDC yang terkirim lewat jaringan lain tidak bisa kembali.
Opsi Credit or debit di layar deposit Fomo web masih bertuliskan Coming soon, jadi untuk saat ini jalur deposit yang tersedia adalah USDC.
Kamu juga tidak perlu menyimpan SOL untuk biaya jaringan, karena gas ditanggung oleh Fomo. Biaya dan minimal penarikan USDC tetap bisa berbeda di tiap exchange, jadi cek dulu di aplikasinya sebelum mengirim.
Fitur Social Trading Fomo: Feed, Leaderboard, dan Follow Trader
Fitur social trading Fomo ada di tiga tempat, yaitu feed transaksi trader, Leaderboard, dan profil trader yang bisa kamu follow. Berikut cara memakainya lewat Fomo web:
Cara mencari aset lewat social trading di Fomo




Geser untuk langkah berikutnya →
a) Feed dan Thesis
Feed adalah daftar transaksi trader yang diperbarui secara real-time, termasuk posisi long dan short lengkap dengan leverage-nya.
Di web, feed ini bernama Alerts, sedangkan di aplikasi HP ada di tombol tengah bagian bawah.
Thesis adalah catatan singkat dari trader tentang alasannya membeli atau menjual sebuah aset.
b) Leaderboard dan Notifikasi
Leaderboard adalah peringkat trader berdasarkan profit (PnL) per periode, dihitung dari transaksi yang tercatat di blockchain.
Setelah follow, kamu bisa menyalakan notifikasi di aplikasi setiap kali trader tersebut membeli atau menjual, lalu memfilternya berdasarkan nominal transaksi.
Berbeda dengan copy trade di GMGN, follow di Fomo tidak menyalin transaksi otomatis, jadi keputusan beli tetap di tangan kamu.
Namun, trader di feed dan Leaderboard sudah memegang asetnya lebih dulu, sehingga mereka ikut diuntungkan saat harga naik karena pengikutnya membeli. Peringkat di Leaderboard juga merupakan hasil masa lalu, jadi bandingkan periode 24H dengan 7D dan 30D sebelum follow seorang trader.
Untuk info social trading berbasis callout, cek fitur social trading di Pump.fun.
Cara Beli dan Jual Token di Fomo
Token di Fomo dibeli dan dijual lewat saldo cash dalam dolar, baik bitcoin dan ethereum maupun memecoin.
Aset besar ada di tab Crypto, sedangkan memecoin sebaiknya dicari lewat alamat kontraknya (contract address/CA), bukan lewat nama, karena satu nama bisa dipakai banyak token tiruan. Berikut langkahnya:
Cara beli dan jual token di Fomo




Geser untuk langkah berikutnya →
Sebagai informasi, BTC yang dibeli di Fomo berupa token BTC di jaringan Solana, bukan bitcoin asli di jaringan Bitcoin. Token yang sudah dibeli bisa dipantau lewat bagian Your positions di panel kanan Fomo web.
Sebelum membeli memecoin, cek juga tab Holders di halaman token. Kalau porsi wallet teratas terlalu besar, harga token bisa langsung jatuh saat mereka menjual bersamaan.
Untuk memeriksa keamanan memecoin yang lebih lengkap, seperti status NoMint dan No Blacklist, cek cara cek token di GMGN.
Cara Long dan Short di Fomo
Long adalah posisi yang untung saat harga aset naik, sedangkan short adalah posisi yang untung saat harga aset turun. Di Fomo, keduanya berupa perpetual futures (kontrak berjangka tanpa tanggal jatuh tempo), jadi kamu tidak memiliki aset aslinya.
Posisi long dan short tersedia untuk crypto seperti bitcoin, ethereum, dan solana, serta saham, indeks, dan komoditas. Sebelum kamu membuka posisi, Fomo juga berhak meminta verifikasi identitas.
Berikut langkah membuka posisi long atau short di aplikasi HP:
Cara long dan short di Fomo
Geser untuk langkah berikutnya →
Leverage, yaitu pengganda posisi dari modal yang kamu setor, memperbesar untung sekaligus rugi. Kalau harga bergerak berlawanan, posisi bisa dilikuidasi atau ditutup paksa sampai seluruh modalnya hilang.
Misalnya, dengan leverage 5x, harga yang turun 20% sudah menghabiskan seluruh modal posisi long, dan likuidasi biasanya terjadi sebelum harga turun sejauh itu.
Selain fee, posisi long dan short juga kena funding rate, yaitu biaya berkala yang dibayar antara pemegang posisi long dan short. Untuk cara kerja perpetual futures secara umum, cek panduan perpetual futures di Solana.
Cara Withdraw Fomo ke Rupiah
Withdraw dari Fomo berarti mengirim USDC ke exchange lokal lewat jaringan Solana, lalu menjualnya ke rupiah dan menarik dananya ke rekening bank. Berikut langkahnya:
Cara withdraw Fomo ke rupiah

Geser untuk langkah berikutnya →
Saldo di posisi long dan short perlu dipindahkan dulu ke saldo cash sebelum bisa ditarik.
Sama seperti deposit, kirim dulu dalam jumlah kecil sebagai tes, dan hanya kirim ke alamat milikmu sendiri. Rincian biaya penarikan dari Fomo tampil sebelum kamu konfirmasi, sedangkan biaya tarik rupiah bisa berbeda di tiap exchange.
Biaya Fomo
Fee Fomo tampil di layar sebelum kamu konfirmasi transaksi, dan untuk aset besar seperti bitcoin dan ethereum, fee-nya 0,05% per transaksi. Namun, ada fee minimum untuk transaksi kecil, yang menurut keterangan resmi Fomo dipakai untuk menutup biaya blockchain.
Berikut ringkasan biayanya:
| Transaksi | Fee Fomo | Catatan |
|---|---|---|
| Beli/jual memecoin | Tampil sebelum kamu konfirmasi | Ada fee minimum untuk transaksi kecil |
| Beli/jual bitcoin, ethereum, dan aset besar lain | 0,05% | Fee minimum tetap berlaku untuk transaksi kecil |
| Long dan short | 0,05% per transaksi | Ditambah fee protokol dan funding rate |
| Biaya jaringan (gas) | Ditanggung Fomo | Kecuali chain tertentu seperti Ethereum |
Karena ada fee minimum, persentase fee untuk modal kecil bisa jauh lebih besar dari angka di tabel, jadi cek fee yang tampil sebelum menekan tombol beli. Pendaftar yang memakai kode referral juga mendapat potongan 10% dari fee trading.
Sebagai perbandingan, fee spot di exchange lokal sekitar 0,1–0,3%. Namun, membeli lewat Fomo juga butuh biaya penarikan USDC dari exchange, jadi hitung keduanya sebelum memilih.
Apakah Fomo Aman?
Secara umum, Fomo relatif aman dipakai selama kamu memakai aplikasi resmi, hanya menaruh modal kecil, dan berhati-hati dengan leverage. Berikut lima hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memakainya:
- Pakai aplikasi resmi. Download lewat tabel alamat resmi di atas, lalu cek nama developernya di toko aplikasi sebelum install.
- Jangan bagikan private key. Tim Fomo tidak pernah meminta private key, jadi abaikan siapa pun yang memintanya lewat DM, email, atau X.
- Pahami wallet non-custodial. Tidak ada pihak yang bisa mengembalikan dana kalau kamu salah kirim atau kena tipu.
- Jangan beli hanya karena feed atau Leaderboard. Trader yang kamu lihat sudah memegang asetnya lebih dulu, seperti dibahas di bagian social trading.
- Batasi leverage dan pakai uang yang siap hilang. Posisi long dan short bisa dilikuidasi sampai modalnya habis. Syarat layanan Fomo juga tunduk pada hukum New York, Amerika Serikat, dan aplikasinya tidak diawasi OJK maupun dijamin LPS.
Jadi, itulah cara pakai Fomo app untuk trading bitcoin, ethereum, dan memecoin, sampai buka posisi long dan short. Secara garis besar, Fomo unggul di fitur social trading untuk melihat apa yang sedang dibeli trader lain, sedangkan deposit dan withdraw-nya hanya bisa lewat USDC di jaringan Solana.
Kalau belum punya akun untuk membeli USDC, kamu bisa pilih salah satu dari daftar aplikasi trading crypto terbaik, misalnya Triv atau Pintu.